Hubungi Kami       

22 Rabiul Awwal 1441 H

Perangkat Daerah Pemkot Bogor Ikuti Workshop Keterbukaan Informasi Publik

perangkat-daerah-pemkot-bogor-ikuti-workshop-keterbukaan-informasi-publik.jpeg

OPD Pemkot Bogor Ikuti Workshop Keterbukaan Informasi Publik

Sebanyak 60 peserta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor mengikuti workshop Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang digelar Bagian Humas dan Protokol (Humpro) Setda Kota Bogor, di Hotel New Ayuda, Jalan Raya Puncak, Cipayung, Kabupaten Bogor, Selasa (22/10/2019). 

Kepala Bagian Humpro Endang Suherman mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mendorong para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pembantu di OPD agar mampu melaksanakan amanah tugas pelayanan terhadap permohonan informasi publik. “Disamping itu diperlukan juga untuk membagi berbagai pengetahuan aktual yang terkait tata cara pengelolaan informasi dan dokumentasi,” ungkap Endang. 

Ia menambahkan, profesionalisme menjadi target yang dituju dalam melaksanakan pelayanan informasi agar terhindar dari kemungkinan terkena sanksi-sanksi administratif, bahkan sanksi lainnya yang tertuang dalam UUD KIP.

“Sebagai sekretariat PPID Kota Bogor, Bagian Humpro berusaha untuk berbagi tentang isu-isu kekinian yang diharapkan dapat menunjang kinerja pelayanan permohonan informasi yang disampaikan oleh masyarakat. Selain itu, diharapkan dapat mendorong kita untuk lebih tertib dan lebih rapi dalam menata seluruh data informasi dan dokumentasi di masing-masing unit kerja,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kasubag Pelayanan Informasi Humpro Iswahyudi menerangkan maksud dan tujuan workshop agar para PPID Pembantu di masing-masing OPD dapat memahami pentingnya pelayanan informasi, memahami menggunakan internet secara aman, mengembangkan keterampilan dan meningkatkan profesionalisme dalam pemanfaatan media sosial. “Selain itu juga mampu memahami pentingnya media sosial dan internet sebagai sarana pelayanan informasi,” katanya.

Hadir dalam workshop yang mengangkat tema ‘Keamanan bersosial media dan berinternet’, yakni Direktur Proteksi Ekonomi Digital pada Badan Siber dan Sandi Negara Anton Setyawan. Di hadapan semua peserta, Anton mengatakan tantangan media sosial dan internet yang ada saat ini lebih besar dibanding sebelumnya. (humpro:rabas/indra/pri)

Editor : Operator Berita

Share On : Twitter Facebook Google+
News On Kominfo