Hubungi Kami       

11 Rabiul Akhir 1441 H

Sipatahunan 89,4 FM Gelar Workshop Jurnalistik Radio Siaran

sipatahunan-89,4-fm-gelar-workshop-jurnalistik-radio-siaran.jpg

Radio Siaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Sipatahunan FM, menyelenggarakan Workshop Jurnalistik Radio Siaran bertempat di Aula Radio Sipatahunan, Jalan Pajajaran 125 Kota Bogor, pada Kamis (5/8/2010). Gelaran ini merupakan event enam bulanan dan kali ke-empat dilaksananakan oleh radio yang berudara di gelombang 89,4 FM ini. Yang menjadi sasaran dalam workshop kali ini adalah sejumlah kader PKK dan Posyandu di seluruh Kecamatan se-Kota Bogor dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi publik.

Hadir pada peresmian workshop, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Bambang Gunawan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas), Asep Firdaus, dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK (TP.PKK), Triami Sofia Achmad Ru’yat. “Tahun 1980-an radio pernah mencapai masa keemasan, baik radio pemerintah maupun swasta. Dan diharapkan dengan event semacam ini akan kembali mengembalikan peran radio di masyarakat,” jelas Bambang yang menyampaikan sambutan Walikota Bogor, Diani Budiarto.

Workshop ini menghadirkan 3 orang narasumber yang masing-masing memberi penekanan mengenai bentuk informasi serta teknik penyampaiannya. Narasumber pertama adalah Direktur Kelembagaan Komunikasi Pemerintah, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Subagio, yang mengangkat materi tentang pelayanan informasi publik dalam rangka implementasi Undang-Undang No. 14/ 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Materi ini menjelaskan kepada sekitar 70 orang peserta yang hadir mengenai hak dan kewajiban badan publik dalam memberikan informasi. Narasumber kedua merupakan Konsultan Radio 89,4 Sipatahunan FM sekaligus wartawan ANTV daerah Bogor, Usep Saripudin. Usep menerangkan mengenai teknis jurnalistik radio, meliputi prinsip penulisan dan pilihan kata yang digunakan saat melakukan live report dari lapangan.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengarahan kepada peserta dalam pelaksanaan laporan di lapangan. Terakhir, hadir narasumber dari radio Elshinta, Odeta Kirene, selaku Executive Producer dan Anchor Trainer, yang menyampaikan materi tentang teknik peliputan berita, reportase, dan wawancara bagi para kader PKK dan Posyandu tersebut.

Pada sesi terakhir ini, diberikan pula kesempatan bagi para peserta yang ingin menguji kemampuannya dalam memberikan laporan di lapangan. Hal ini sebagai bentuk latihan langsung agar kelak diharap partisipasi aktif dari para kader yang hadir dalam memasyarakatkan Citizen Journalism.

“Melalui workshop ini diharapkan semua peserta akan terpanggil untuk melaporkan setiap info yang sehari-hari dilakukan lewat radio Sipatahunan. agar Sipatahunan dapat menjadi radio dari publik untuk publik,” urai Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Sub Bagian Peliputan dan Penyiaran Pemkot Bogor , Encep Moh. Ali Alhamidi.

Di tahun 2009, Sipatahunan FM telah berhasil menduduki urutan ke-14 dari 60 radio sekelas lainnya di wilayah Jabodetabek, dengan persentase informasi sebesar 53% dan sisanya hiburan. “Di tahun 2010-2011 ini Sipatahunan menargetkan untuk mencapai 70% informasi publik,” tambah Encep. (diki)

Editor : Diskominfostandi Kota Bogor

Share On : Twitter Facebook Google+
Boklet Terbaru

Profile DISKOMINFOSTANDI

Info SMARTCITY 2018

News On Kominfo