Hubungi Kami       

30 Ramadhan 1442 H

Pokja DBD di Aktifkan kembali

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Rubaeah ada kriteria menetapkan wabah atau temuan penyakit menjadi KLB . Diantaranya jumlah penderita atau temuan kasus mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat dari tahun sebelumnya di bulan yang sama . Belum dapat di nyatakan jumlah kasus belum ada peningkatan sampai 2 kali lipat . Potensi KLB DBD di Kota Hujan sangat memungkinkan . Terlebih, di saat ini tengah dalam siklus lima tahunan DBD .  Karena itu,Pemkot akan terus menggalakan langkah langkah terpadu untuk mencegah kasus DBD menjadi KLB di Bogor . Sejauh ini,dari sekitar 65 kasus yang tercatat di Kota Hujan dan ratusan pasien yang di rawat di RSUD , sudah ada satu orang meninggal akibat DBD . Rubaeah meminta masyarakat aktif melakoni gerakan pemberantasan sarang nyamuk, serta mengaktifkan kembali progtram 3M (menguras,menutup,mengubur) wabah potensi sarang nyamuk . Pokja (Kelompok Kerja) DBD harus lebih aktif lagi . Terutama di daerah daerah Endemi nyamuk penyebab DBD anggota komisi D DPRD Kota Bogor Tb Alex Solihin mendesak Dinkes cepat tanggap dan menyerahkan kader posyandu yang ada di tiap kelurahan dalam upaya pencegahan DBD .

Editor : Diskominfo Kota Bogor

Share On : Twitter Facebook Google+
Boklet Terbaru

Survey Kepuasan Masyarakat

Profile DISKOMINFOSTANDI

Info SMARTCITY 2018

Booklet Smart City Kota Bogor 2018

Booklet Smart City Kota Bogor 2019

Booklet Smart City Kota Bogor 2020

Booklet Smart City Kota Bogor 2021

News On Kominfo