Hubungi Kami       

22 Rabiul Awwal 1441 H

Pokja DBD di Aktifkan kembali

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Rubaeah ada kriteria menetapkan wabah atau temuan penyakit menjadi KLB . Diantaranya jumlah penderita atau temuan kasus mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat dari tahun sebelumnya di bulan yang sama . Belum dapat di nyatakan jumlah kasus belum ada peningkatan sampai 2 kali lipat . Potensi KLB DBD di Kota Hujan sangat memungkinkan . Terlebih, di saat ini tengah dalam siklus lima tahunan DBD .  Karena itu,Pemkot akan terus menggalakan langkah langkah terpadu untuk mencegah kasus DBD menjadi KLB di Bogor . Sejauh ini,dari sekitar 65 kasus yang tercatat di Kota Hujan dan ratusan pasien yang di rawat di RSUD , sudah ada satu orang meninggal akibat DBD . Rubaeah meminta masyarakat aktif melakoni gerakan pemberantasan sarang nyamuk, serta mengaktifkan kembali progtram 3M (menguras,menutup,mengubur) wabah potensi sarang nyamuk . Pokja (Kelompok Kerja) DBD harus lebih aktif lagi . Terutama di daerah daerah Endemi nyamuk penyebab DBD anggota komisi D DPRD Kota Bogor Tb Alex Solihin mendesak Dinkes cepat tanggap dan menyerahkan kader posyandu yang ada di tiap kelurahan dalam upaya pencegahan DBD .

Editor : Diskominfostandi Kota Bogor

Share On : Twitter Facebook Google+
News On Kominfo