Hubungi Kami       

12 Dzulqaidah 1442 H

Evaluasi Smart City Tahap 3

evaluasi-smart-city-tahap-1.jpg

Dalam rangka terwujudnya Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia, Kementrian Kominfo bekerjasama dengan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementrian Keuangan, Kementrian PAN dan RB, dan Kompas Gramedia untuk menyelenggarakan Program Gerakan menuju 100 Smart City pada Tahun 2017 program dimaksud telah diterapkan pada 75 Kota Kota/kabupaten terpilih dan selanjutnya Kementrian Kominfo akan melaksanakan evaluasi Tahap I terhadap Implementasi Masterplan Smart City di 75 Kota/Kabupaten terpilih dan akan dilaksanakan 2 kali dalam setahun.

Pada tanggal 18-20 Juni 2019 Kepala Diskomminfostandi Kota Bogor Drs. Firdaus,M.Si didampingi oleh Kepala Bidang Layanan e-Government Oki Tri Fasiasta N.A, S.STP., beserta Kepala Seksi Pengembangan Ekosistem e-Government Denny Ismail M.,S.T., M.Si. menghadiri Undangan Penilaian Evaluasi Smart City Tahap 1 di Hotel Aston Banyuwangi. 

Acara dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kemenkominfo, Heri Abdul Azis. Gerakan ini telah menjangkau 75 kabupaten/kota di seluruh Indonesia sejak tahun 2017. Sementara untuk tahun 2019 ini, terdapat 25 kabupaten/ kota baru yang berniat masuk menjadi smart city. Dipilihnya Banyuwangi untuk lokasi pertemuan ini dikarenekan Banyuwangi merupakan salah satu kota di Indonesia yang telah mengimplementasikan smart city, dengan label Smart Kampung. Dengan program smart kampungnya, Banyuwangi terbukti berupaya mendekatkan dan mempermudah pelayanan publik dengan menggunakan kendaraan teknologi komunikasi dan informasi (TIK). Desa-desa pun telah diajak untuk aktif menggunakan TIK.

Penilaian Evaluasi Smart City Tahap 1 ini tujuannya untuk perbaiki dan peningkatan kualitas dan pengaruh layanan tersebut pada publik. Mulai dari mereka yang telah menerapkan Smart Branding, Smart Mobility, hingga Smart Environment. Sejumlah parameter yang harus dijaga dalam pelaksanaan program smart city, parameter tersebut di antaranya, komitmen, kolaborasi dan public partnership. Selain itu kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi implementasi smart city yang kota tersebut sepakat untuk membangun. Penilaian Evaluasi Smart City Tahap 1 ini tidak sebagai penghakiman berhasil atau gagalnya penerapan Smart City di Kabupaten/Kota.

Kota Bogor sendiri dilakukan evaluasi oleh Tim dari Kementrian Komunikasi dan Informatika pada hari ke satu yang pada intinya perlu adanya regulasi yang mendukung terlaksananya smart city di Kota Bogor baik itu berupa Peraturan Daerah atau Peraturan Walikota yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan smart city di Kota Bogor.                                                         

Editor : Diskominfo Kota Bogor

Share On : Twitter Facebook Google+
Boklet Terbaru

Survey Kepuasan Masyarakat

Profile DISKOMINFOSTANDI

Info SMARTCITY 2018

Booklet Smart City Kota Bogor 2018

Booklet Smart City Kota Bogor 2019

Booklet Smart City Kota Bogor 2020

Booklet Smart City Kota Bogor 2021

News On Kominfo