Hubungi Kami       

17 Muharram 1444 H

ASAL MUASAL KODE +62 PADA NOMOR TELEPON INDONESIA

asal-muasal-kode-+62-pada-nomor-telepon-indonesia.png

Kita sebagai warga Indonesia pasti tidak asing dengan kode +62. Ya, kode ini memang merupakan kode negara Indonesia. Bahkan tidak hanya menjadi kode negara saja, tapi kode ini juga seringkali menjadi julukan bagi para warganya, terutama di media sosial. Makanya, tidak heran kan kalau kita sering mendengar julukan “warga +62”. Julukan ini memang diperuntukkan bagi Warga Indonesia.

Tapi, sebenarnya kamu tahu tidak kenapa kode negara Indonesia itu +62? Berikut adalah asal muasal kode negara +62 pada nomor telepon Indonesia!

Dilansir dari berbagai media online dan Instagram Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), kode +62 ini ternyata telah diatur dan ditetapkan oleh PBB, lebih tepatnya oleh International Telecommunication Union (ITU). ITU mengatur kode negara di seluruh dunia dengan tujuan memfasilitasi konektivitas jaringan komunikasi Internasional dapat. ITU membagi kode negara berdasarkan beberapa zona. Berikut 9 pembagian zona bersasarkan ITU.

Zona 1: Amerika Utara dan Amerika Tengah

Zona 2: Afrika

Zona 3: Eropa

Zona 4: Eropa

Zona 5: Amerika Selatan

Zona 6: Oseania, Australia, dan lain-lain

Zona 7: Rusia

Zona 8: Asia Timur

Zona 9: Asia Barat dan Timur Tengah

Berdasarkan pembagian zona diatas, Indonesia berada di zona 6, sehingga mendapatkan kode +62. Tak hanya Indonesia, ada Malaysia (+60), Australia (+61), Filipina (+63), Selandia Baru (+64), Singapura (+65), dan Thailand (+66) yang juga berada di Zona 6.

Untuk menunjukkan kode negara, tanda (+) sangat berperan penting. Karena tanpa tanda (+), maka kode negara bukanlah kode negara, angka tersebut hanya merupakan angka biasa. Selain itu, kode negara ini bisa membuat kita berkomunikasi dengan orang-orang lintas negara juga loh! Tapi harus menggunakan kode negara ya, bukan dengan kode 0, karena jangkauan 0 hanya di Indonesia saja.

Itu dia asal muasal kode +62 pada nomor telepon Indonesia, semoga bermanfaat!

Penulis : Alda Mevia

Editor : Diskominfo Kota Bogor

Share On : Twitter Facebook Google+
Boklet Terbaru

Survey Kepuasan Masyarakat

Profile DISKOMINFOSTANDI

Info SMARTCITY 2018

Booklet Smart City Kota Bogor 2018

Booklet Smart City Kota Bogor 2019

Booklet Smart City Kota Bogor 2020

Booklet Smart City Kota Bogor 2021

News On Kominfo