Hubungi Kami       

23 Rabiul Awwal 1441 H

Bima Arya Presentasikan 9 Inovasi Pemkot Bogor di IGA 2019

bima-arya-presentasikan-9-inovasi-pemkot-bogor-di-iga-2019.jpg

Wali Kota Bogor, Bima Arya mempresentasikan 9 inovasi dari 47 inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di depan tim juri penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2019 di Ruang Operation Room Gedung B, Lantai 2 Setjen Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (27/09/2019).    

Inovasi tersebut antara lain, Aplikasi SMART dari DPMPTSP, Simtaru (Sistem Informasi Manajemen Tata Ruang) dari Bappeda, Si Badra (Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran) dari Diskominfostandi, Botak (Bogor Tanpa Kantong Plastik) dari DLH, KTR (Kawasan Tanpa Rokok) dari Dinkes, Sekolah Ibu dari DPMPPA dan PKK, SIMRAL dari BPKAD, Manik Bule (Maggot Organik Pada Budidaya Lele) dari Dinas Pertanian dan Kampung Tematik Sekebun (Kampung Batik Cibuluh).

Wali Kota menjelaskan bahwasaya saat ini era disruptif dimana birokrasi pemerintahan perlu melakukan langkah-langkah konkrit dengan terus berkreasi dan berinovasi. Inovasi membuat pemerintah bisa mengikuti perkembangan zaman, tapi yang diperlukan adalah kreasi dan inovasi yang bukan insidental saja.

Beberapa langkah yang telah dilakukan di Kota Bogor. Pertama, memastikan semua kreasi dan inovasi terasionalisasi. Jadi ada Perwali yang dibuat untuk mendorong agar semua pegawai berinovasi.

Kedua, membangun suatu sistem yang mendukung, sehingga ada perubahan kultural perilaku di Pemkot Bogor.

Pemkot Bogor menerapkan ada anggaran, ada aturannya, ada juga reward dan punishment, sehingga siapa saja yang berinovasi akan diapresiasi.  Bima Arya menyebutkan, setiap tahun inovasi terus bertambah, tahun ini saja tercatat ada 47 inovasi yang telah dilakukan dan beberapa akan dinilai Kemendagri.

“Pada intinya inovasi saat ini adalah suatu keharusan yang tidak saja harus dilakukan karena persyaratan atau ketentuan dari kementerian, tapi betul-betul harapan untuk memudahkan warga,” jelasnya.

Kota Bogor kedepan menginginkan menjadi  kota yang Ramah Keluarga sesuai dengan Visinya 2019-2024 dan semua inovasi ujungnya untuk mewujudkan Kota Ramah Keluarga.

Presentasi tersebut dinilai langsung Kaban Litbang Dodi Riyadmadji, Kapus Inovasi Daerah  Matheos Tan, Tim Juri IGA 2019 dari UCLG ASPAC Helmi Abidin, Kapusat LAN Elly Fatimah, Ristek Dikti Muhammad Amin, Kapus Inovasi LIPI Yan Riyanto, Kabid Inkubasi Teknologi LIPI Setiowiji Handoyo, BPP Kemendagri Sitti Aminah, BPP Kemendagri Hadi Supratikta.

Turut mendampingi, Kepala DLH Elia Buntang, Kepala DPMPTSP Denny Mulyadi, Kepala Diskominfostandi Firdaus, Kepala Distani Irwan Rianto, perwakilan Bappeda dan perwakilan DPMPPA.

Editor : Diskominfostandi Kota Bogor

Share On : Twitter Facebook Google+
News On Kominfo